Pernikahan dalam Islam merupakan mitsaqan ghalizha (perjanjian yang agung) yang dengannya seorang hamba menyempurnakan separuh agamanya. Setelah ijab kabul dilaksanakan, diadakanlah walimah (resepsi pernikahan) untuk melaksanakan sunnah yang diperintahkan oleh Nabi ﴾ sekaligus sebagai ajang berbagi kebahagiaan.
Di Indonesia, menghadiri walimah tidak hanya sebatas melaksanakan kewajiban agama, tapi juga sebagai ajang reuni dan silaturahmi. Selain mendoakan mempelai, para undangan juga turut memberikan hadiah kepada keduanya berupa barang ataupun uang, yang salah satu tujuannya adalah membantu kedua mempelai dalam menempuh jenjang baru dalam kehidupan mereka.
Pada artikel ini, kita akan melihat contoh percakapan bahasa Arab dengan tema pernikahan/menghadiri walimah, lengkap dengan makna dan konteks penggunaannya. Mari kita simak bersama bagaimana ungkapan-ungkapan sederhana tentang pernikahan disusun dalam bentuk hiwar (percakapan), agar mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan dalam keseharian.
Assalamualaikum, kartu undangan pernikahan dari teman kita udah sampai ke kamu?
Khadijah
Walaikumussalam, sudah, udah sampai, dia bakal nikah weekend ini kan.
Sarah
Masya Allah, waktu berjalan cepat ya. Kayaknya baru kemarin kita belajar bareng.
Khadijah
Bener banget. Nikah tuh menyempurnakan separuh agama, aku bahagia untuknya.
Sarah
Kamu bakal datang nggak ke resepsinya hari ahad?
Khadijah
Tentu, menghadiri undangan kan termasuk kewajiban. Mau nggak berangkat bareng?
Sarah
Boleh. Eh, tapi kamu sudah nyiapin hadiah nikahan belum?
Khadijah
Belum nih, kasih barang atau uang ya?
Sarah
Kalau di masyarakat kita, ngasih duit pakai amplop itu lebih bermanfaat buat pengantin.
Khadijah
Ide bagus. Jadi, bisa nggak kira-kira aku nebeng mobilmu?
Sarah
Dengan senang hati, aku akan lewat (depan rumahmu) pukul 10 pagi, jangan telat ya.
Khadijah
Jangan khawatir, aku akan memakai pakaian terbaik dan menunggumu.
KOSAKATA
Indonesia
Arab
Indonesia
Arab
Kartu undangan
بِطَاقَةُ الدَّعْوَةِ
Amplop
ظَرْفٌ ج ظُرُوْفٌ
Teman (laki-laki) Teman (perempuan)
صَدِيْقٌ ج أَصْدِقَاءُ صَدِيْقَةٌ ج صَدِيْقَاتٌ
Mobil
سَيَّارَةٌ ج سَيَّارَاتٌ
Pekan, minggu
أُسْبُوْعٌ ج أَسَابِيْعُ
Sampai
وَصَلَ – يَصِلُ
Masyarakat
مُجْتَمَعٌ ج مُجْتَمَعَاتٌ
Datang, hadir
حَضَرَ – يَحْضُرُ
Resepsi pernikahan
وَلِيْمَةُ العُرْسِ
Memberi
أَعْطَى – يُعْطِيْ
Ide
فِكْرَةٌ ج أَفْكَارٌ
Melewati
مَرَّ – يَمُرُّ
Yang bahagia (laki-laki) Yang bahagia (perempuan)
سَعِيْدٌ ج سُعَدَاءُ سَعِيْدَةٌ ج سَعِيْدَاتٌ
Gelisah, khawatir
قَلِقَ – يَقْلَقُ
PENUTUP
Demikian contoh percakapan bahasa Arab dengan tema pernikahan yang bisa dipelajari dan dilatih. Dengan membiasakan diri membaca dan memahami hiwar seperti ini, kemampuan bahasa Arab akan berkembang secara bertahap, baik dari sisi kosakata maupun pemahaman konteks.
Jika ingin belajar bahasa Arab dengan lebih terarah, mendalam, dan dibimbing secara sistematis, kamu bisa bergabung bersama kelas bahasa Arab Arofta Academy. InsyaAllah materi disusun bertahap, mudah dipahami, dan sesuai untuk pemula hingga lanjutan. Sampai bertemu di kelas, semoga Allah memudahkan langkah kita dalam menuntut ilmu.