CARA CEPAT TENTUKAN FA’IL (SUBJEK) DAN MAF’UL BIH (OBJEK)
Saat membaca sebuah kalimat, tidak sedikit pembelajar yang merasa bingung untuk menentukan siapa pelaku dan siapa yang dikenai perbuatan. Padahal, kemampuan mengenali fā‘il dan maf‘ūl bih adalah kunci penting agar susunan kalimat dapat dipahami dengan benar. Artikel ini akan mengajak Anda mengenal cara yang lebih cepat dan praktis untuk menentukannya, tanpa harus merasa rumit sejak awal.
Menentukan fa‘il (subjek) dan maf‘ul bih (objek) dalam bahasa Arab sering bikin bingung pemula. Tapi sebenarnya, ada cara cepat dan praktis: cukup perhatikan harakat akhir (tanda i‘rāb) pada kata benda atau fi‘il.
MENENTUKAN FA’IL (SUBJEK)
Tanda utama: dhommah ( ـُ ) di akhir kata.
Contoh:
Latin: kataba ar-rajulu ad-darsa
Artinya: “Laki-laki itu menulis pelajaran.”
Penjelasan: kata الرَّجُلُ berharakat dhommah → ini fa‘il.
Catatan: fi‘il yang mengikuti fa‘il biasanya marfū‘ (berakhiran ḍammah) → pemula bisa mengenali subjek langsung dari tanda ini.[1]
Artikel Lainnya: kesalahan fatal fi'il mudhori
MENENTUKAN MAF’UL BIH (OBJEK)
Tanda utama: fathah ( ـَ ) di akhir kata.
Contoh:
Latin: kataba ar-rajulu ad-darsa
Artinya: “Laki-laki itu menulis pelajaran.”
Penjelasan: kata الدَّرْسَ berharakat fatḥah → ini maf‘ul bih.
Tip cepat: cukup fokus pada tanda i‘rāb terakhir kata benda, tanpa harus memeriksa seluruh kalimat.[2]
TIPS PRAKTIS
Subjek = kata yang berharakat dhommah ( ـُ )
Objek = kata yang berharakat fathah ( ـَ )
Latihan cepat: baca kalimat sederhana, tunjukkan fa‘il dan maf‘ul bih hanya dengan melihat harakat akhir.
Cocok untuk pemula, hemat waktu, dan langsung bisa dipraktikkan di membaca teks Al-Qur’an atau kitab hadits.
Dengan memahami cara cepat menentukan fa‘il dan maf‘ul bih, membaca dan memahami susunan kalimat akan terasa jauh lebih mudah dan terarah. Jika Anda ingin memperdalam nahwu dan shorof secara bertahap dan sistematis, Arofta Academy membuka kelas nahwu shorof yang siap mendampingi proses belajar Anda. Sampai bertemu dan belajar bersama Nahwu–Shorof di Arofta Academy.
REFERENSI
1. An-Nahwu al-Wāfi, oleh Abbas Hasan; Mas'alah 65: Fail.
2. An-Nahwu al-Wāfi, oleh Abbas Hasan; Mas'alah 71: Ta'addud al-Maf‘ul Bih.
Posting Komentar