Nama & Sifat Hujan Dalam Bahasa Arab

Gambar Produk

Assalamu’alaikum teman-teman, hujan sering kita temui dalam keseharian. Namun pernahkah kita bertanya-tanya apakah semua hujan itu sama? Ada hujan yang turun perlahan dan menenangkan, ada pula yang turun deras dan penuh kekuatan. Menariknya, dalam bahasa Arab hujan memiliki banyak nama dan sifat yang masing-masing menggambarkan keadaan serta maknanya secara khusus.

Pada artikel ini kita akan mengenal beragam nama hujan dan sifat-sifatnya, sekaligus melihat keindahan ketelitian bahasa Arab dalam menamai fenomena alam. Jika Anda tertarik mempelajarinya lebih dalam, Anda juga bisa belajar bahasa Arab online di Arofta Academy. jadi yuk simak pembebahasan nama dan sifat hujan dalam bahasa arab di baca sampai selesai ya:

Nama Hujan Berdasarkan Musimnya

Bab Kesembilan: Tentang Hujan pada Musim-Musimnya

  1. Al-Kharif
  2. Al-Wasmiy
  3. Ar-Rabi’
  4. Ash-Shayyif
  5. Al-Hamim

Menurut Ibnu Qutaibah:

  1. Al-Wasmiy
  2. Al-Waliy
  3. Ar-Rabi’
  4. Ash-Shayyif
  5. Al-Hamim

Nama dan Sifat Hujan

Bab Kesepuluh: Mengenai Rincian Nama-Nama Hujan dan Sifat-Sifatnya

Menurut sebagian besar ulama:

  1. Al-Haya’ (الحَيَاءُ) Jika hujan menghidupkan bumi setelah kematiannya (kekeringan).
  2. Al-Ghaits (الغَيْثُ) Jika hujan datang setelah masa kekeringan atau ketika sangat dibutuhkan.
  3. Ad-Dimah (الدِّيمَةُ) Hujan yang berlangsung lama dengan kondisi tenang tanpa angin kencang.
  4. Adh-Dharb (الضَّرْب) Hujan yang sedikit lebih deras dari hujan ringan.
  5. Al-Hathl (الهَطْل) Hujan yang lebih deras lagi.
  6. Al-Hatalan / At-Tahtan (الهَتَلانُ / التَهْتَانُ) Hujan yang lebih deras dari sebelumnya.
  7. Al-Qithqith (القِطْقِطُ) Tetesan hujan kecil seperti percikan.
  8. Ar-Rihmah (الرِّهْمَةُ) Hujan yang sangat ringan seperti rintik.
  9. Al-Ghabyah / Al-Hasyakah / Al-Hafsyah (الغَبْيَةُ والحَشَكَةُ والحَفْشَةُ) Gerimis yang sangat sedikit.
  10. Adz-Dzihab / Al-Hamimah (الذِّهَابُ / الهَمِيمَةُ) Hujan ringan dan lemah.
  11. Al-Wadq (الوَدْقُ) Hujan yang turun terus-menerus.
  12. Al-Wabil (الوَابِلُ) Hujan dengan tetesan besar dan jatuh dengan keras.
  13. Al-Bu’aq (البُعَاقُ) Tetesan hujan yang semakin besar.
  14. Al-Jaud (الجَوْدُ) Hujan yang membasahi segala sesuatu.
  15. Al-Jada (الجَدَا) Hujan yang meluas secara umum.
  16. Al-‘Ain (العَيْن) Hujan yang turun berhari-hari tanpa berhenti.
  17. Al-Murtsa’inn (المُرْثَعِنّ) Hujan yang mengalir deras.
  18. Al-Ghadaq (الغَدَق) Hujan dengan tetesan yang sangat banyak.
  19. Al-‘Izz / Al-‘Ubab (العِزّ / العُبَاب) Hujan yang sangat lebat.
  20. As-Sahifah (السَّحِيفَة) Hujan deras dengan curahan besar.
  21. As-Sahitah (السَّحِيتَة) Hujan yang menghanyutkan apa pun yang dilaluinya.
  22. As-Sahiyah (السَّاحِيَة) Hujan yang mengikis permukaan bumi.
  23. Al-Harishah (الحَرِيصَة) Hujan yang begitu kuat hingga merusak tanah.
  24. An-Nufdhah (النُّفْضَة) Hujan yang hanya mengenai sebagian wilayah.
  25. Ar-Roshdah (الرَّصْدَة) Hujan yang membasahi tanah sebelum hujan berikutnya.
  26. Al-Waliy (الوَلِيّ) Hujan yang datang setelah hujan sebelumnya.
  27. Ar-Raj’ (الرَّجْع) Hujan yang kembali turun berulang.
  28. Al-Ya’lul (اليَعْلُول) Hujan yang datang berturut-turut.
  29. Asy-Sya’abib (الشَّآبِيب) Hujan yang turun secara bergelombang atau selang-seling.

Ternyata hujan tidak sekadar hujan, tetapi memiliki banyak nama dan sifat yang menarik untuk dipelajari. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan sekaligus menumbuhkan rasa penasaran untuk mempelajari bahasa Arab lebih dalam.

Jika Anda ingin melanjutkan pembelajaran secara lebih terarah, Anda dapat mengikuti materi pembelajaran kelas bahasa arab di arofta academy.

Referensi

Fiqhul Lughah wa Sirrul Arabiyyah, hlm. 191 — Abu Manshur Ats-Tsa’alabiy.