Perbedaan SANAH (سنة) & AAM (عام) Dalam Kata Bahasa Arab
Bahasa Arab dikenal sebagai bahasa yang sangat teliti dalam memilih kata. Bahkan untuk makna “tahun”, Al-Qur’an tidak selalu menggunakan kata yang sama, melainkan memilih antara sanah (سنة) dan ‘aam (عام), masing-masing dengan pesan makna tersendiri. Dalam artikel ini Arofta Academy akan membahasnya secara detail untuk menambah pengetahuan Anda tentang bahasa Arab.
Persamaan Sanah dan ‘Aam
Sesungguhnya kedua lafadz sanah (سنة) dan ‘aam (عام) dalam bahasa Arab membawa makna yang sama yaitu tahun.[1]
Jumlah Penyebutan Kata ‘Aam dan Sanah dalam Al-Qur'an
Kata sanah (سنة) adalah bentuk tunggal (mufrad). Bentuk jamaknya adalah sanawāt (سنوات) dan sinūn / sinīn (سنون / سنين). Dalam Al-Qur’an kata sanah disebutkan sebanyak tujuh kali, di antaranya:
1. QS. Al-Baqarah 2:96
وَلَتَجِدَنَّهُمۡ أَحۡرَصَ ٱلنَّاسِ عَلَىٰ حَيَوٰة وَمِنَ ٱلَّذِينَ أَشۡرَكُواْ ۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمۡ لَوۡ يُعَمَّرُ أَلۡفَ سَنَة وَمَا هُوَ بِمُزَحۡزِحِهِۦ مِنَ ٱلۡعَذَابِ أَن يُعَمَّرَ ۗ وَٱللَّهُ بَصِيرُۢ بِمَا يَعۡمَلُونَ
“Dan sungguh kamu akan mendapati mereka manusia yang paling loba kepada kehidupan di dunia... masing-masing ingin diberi umur seribu tahun...” (QS. Al-Baqarah: 96)
2. QS. Al-Mā'idah 5:26
قَالَ فَإِنَّهَا مُحَرَّمَةٌ عَلَيۡهِمۡ أَرۡبَعِينَ سَنَة يَتِيهُونَ فِي ٱلۡأَرۡضِ
“Maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun...” (QS. Al-Mā'idah: 26)
3. QS. Al-Hajj 22:47
وَإِنَّ يَوۡمًا عِندَ رَبِّكَ كَأَلۡفِ سَنَة مِّمَّا تَعُدُّونَ
“Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.”
4. QS. Al-‘Ankabut 29:14
فَلَبِثَ فِيهِمۡ أَلۡفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمۡسِينَ عَامًا
“Maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun.”
5. QS. As-Sajdah 32:5
فِي يَوۡمٖ كَانَ مِقۡدَارُهُۥٓ أَلۡفَ سَنَة مِّمَّا تَعُدُّونَ
6. QS. Al-Ahqaf 46:15
حَتَّىٰٓ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُۥ وَبَلَغَ أَرۡبَعِينَ سَنَة
7. QS. Al-Ma’arij 70:4
تَعۡرُجُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيۡهِ فِي يَوۡم كَانَ مِقۡدَارُهُۥ خَمۡسِينَ أَلۡفَ سَنَة
Penyebutan Kata Sinīn dalam Al-Qur'an
Selain bentuk tunggal, Al-Qur’an juga menggunakan bentuk jamak sinīn (سنين) sebanyak dua belas kali.
Contoh
وَلَقَدۡ أَخَذۡنَآ ءَالَ فِرۡعَوۡنَ بِٱلسِّنِينَ وَنَقۡص مِّنَ ٱلثَّمَرَٰتِ
“Dan sungguh Kami telah menghukum kaum Firaun dengan musim kemarau yang panjang...” (QS. Al-A’raf: 130)
Penyebutan Kata ‘Aam dalam Al-Qur'an
Kata ‘aam (عام) adalah bentuk tunggal, sedangkan bentuk jamaknya a‘wām (أعوام). Dalam Al-Qur’an kata ini disebutkan sembilan kali.
Contoh
ثُمَّ يَأۡتِي مِنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ عَامٌ فِيهِ يُغَاثُ ٱلنَّاسُ وَفِيهِ يَعۡصِرُونَ
“Kemudian setelah itu akan datang satu tahun yang padanya manusia diberi hujan dan mereka memeras (anggur).” (QS. Yusuf: 49)
Perbedaan ‘Aam dan Sanah
Para ulama memiliki beberapa pendapat mengenai perbedaan keduanya:
1. Pendapat Mayoritas Ulama
Kata ‘aam mencakup satu musim panas dan satu musim dingin secara utuh, sedangkan sanah bisa mencakup sebagian musim saja.
Kaidahnya: Setiap ‘aam adalah sanah, tetapi tidak setiap sanah adalah ‘aam.
2. Pendapat Ar-Raghib Al-Ashfahani
Dalam Al-Qur’an kata sanah sering digunakan untuk masa kesulitan seperti paceklik atau kekeringan, sedangkan ‘aam digunakan untuk masa kelapangan dan kesejahteraan.
3. Pendapat As-Suhaili
Sanah berkaitan dengan peredaran matahari, sedangkan ‘aam digunakan untuk perhitungan bulan dalam kalender qamariyah.
4. Pendapat Lain
Sebagian ulama menyebut kata ‘aam dinamakan demikian karena menggambarkan peredaran matahari secara penuh selama satu tahun.[2]
Contoh Penggunaan dalam Al-Qur’an
وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ وَنَقْصٍ مِنَ الثَّمَرَاتِ
“Dan sungguh Kami telah menghukum kaum Fir‘aun dengan masa-masa paceklik dan kekurangan buah-buahan.” (QS. Al-A'raf: 130)
Allah mengabarkan bahwa mereka ditimpa masa kekeringan dan kelaparan selama beberapa tahun.[3]
ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ عَامٌ فِيهِ يُغَاثُ النَّاسُ
“Kemudian akan datang satu tahun yang padanya manusia diberi hujan.” (QS. Yusuf: 49)
Ayat ini menjadi kabar gembira setelah masa kesulitan berakhir dengan turunnya hujan.[4]
Dengan memahami perbedaan antara sanah (سنة) dan ‘aam (عام), kita semakin menyadari ketelitian bahasa Arab dalam Al-Qur’an. Jika Anda ingin mempelajari bahasa Arab secara lebih mendalam dan terstruktur, Arofta Academy membuka program pembelajaran kelas bahasa arab online yang siap menemani proses belajar Anda.